Apakah Orang yang Gagap Pemalu dan gugup?

[ad_1]

Rasa malu dan gugup adalah dua ciri yang umumnya terkait dengan kepribadian setiap penderita gagap. Ini bukan sesuatu yang bawaan mereka atau sesuatu yang disebabkan sebagai efek samping untuk masalah gagap. Namun atribut-atribut ini dikembangkan pada penderita gagap karena insiden yang telah terjadi dalam kehidupan mereka. Dan karena sebagian besar orang di dunia memperlakukan penderita gagap dengan cara yang sama – seperti menggoda mainan – insiden dalam kehidupan setiap orang gagap kurang lebih sama. Perilaku ini dijawab kepada mereka tidak hanya membuat mereka ragu untuk mendekati orang lain tetapi juga membuat mereka tidak nyaman dalam komunikasi mereka dengan orang lain. Kurangnya komunikasi ini menggambarkan mereka sebagai orang yang dilindungi undang-undang yang pada dasarnya mempertahankan pekerjaan mereka sendiri.

Kebanyakan orang menganggap kegugupan yang terkait dengan penderita gagap menjadi bagian dari gangguan itu sendiri tetapi tidak demikian. Kegelisahan dan kecemasan hanyalah cerminan dari cara orang-orang gagap merasakan di dalam diri mereka saat mereka berbicara. Selama pembicaraan santai dalam suatu kelompok, jika seorang gagap terjadi untuk mengatakan sepatah kata pun, reaksi langsung dari orang lain akan menjadi tawa kecil yang pada gilirannya dapat mempermalukan si penderita gagap. Orang gagap tidak ingin insiden seperti itu terjadi dan karenanya menjadi sadar akan pidatonya sesudahnya. Jadi pada saat berikutnya ketika dia menyadari kebutuhan untuk mengucapkan kata yang pasti akan dia gagap, dia berusaha keras untuk tidak gagap untuk menghindari tawa yang diharapkan dari yang lain. Ini pasti menyebabkan dia menjadi lebih gelisah dengan kata yang menyebabkan dia gagap lebih keras. Kesalahannya ini tidak hanya menimbulkan tawa dari orang lain tetapi juga memicu babak baru menggoda yang akhirnya membuatnya merasa tidak aman tentang dirinya sendiri sehingga membuatnya lebih pendiam.

Sebagai hasil dari contoh-contoh seperti itu, orang yang gagap mencoba membatasi pembicaraannya dengan minimum dan menghindari komunikasi dengan dunia luar sebanyak mungkin. Kadang-kadang, peristiwa ini dapat terjadi sedini sekolah dasar yang dapat membuat gagap seorang anak pemalu dan akhirnya seorang dewasa yang dilindungi. Perilaku penarikan semacam itu tidak disadari oleh banyak orang dan orang-orang gagap dicap sebagai orang yang pemalu. Karena sebagian besar penderita gagap mengalami fase ini, sebagian besar dari mereka ternyata adalah individu introvert. Dan karena mayoritas penderita gagap adalah introvert, kegugupan dan rasa malu telah menjadi ciri khas dari penderita gagap.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *